Langsung ke konten utama

Terminalia catappa (Ketapang)


1. Klasifikasi Pohon Ketapang 
(Terminalia Catappa

Divisi         : Magnoliophyta                    


Sub-divisi  : Angiospermae 

Kelas         : Magnoliopsida

Ordo          : Myrtales

Family       : Combretaceae   
      
Genus        : Terminalia

Spesies      : Terminalia catappa







2. Deskripsi Terminalia Catappa (Kretapang) 

        Bagian-bagian dari ketapang ini terdiri atas akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Akar tanaman Ketapang ini termasuk kedalam tumbuhan dikotil atau berkeping dua, sehingga sistem perakannya adalah akar tunggang. Jenis kar tunggang Ketapang adalah akar tunggang yang bercabang karena terdapat satu pokok berbentuk kerucut yang terus tukbuh lurus kebawah dan memiliki cabang-cabang akar yang tumbuh ke samping, tanaman Ketapang ini merupakan tanaman yang rimbun, sehingga akar-akar yang bercabang tumbuh menyamping untuk memperkuat dan menopang tanaman Ketapang ini apabila trrhembus angin yang kuat. Batang tanaman Ketapang ini memiliki nama latin yaitu Terminalia catappa. Memiliki batang yang berkayu dan mampu tumbuh tinggi dan dasar. Tinggiya bisa mencapai 35 meter. Tekstur batangnya keras karena terdapat alur-alur atau sulcatus di permukaan kulit batangnya. Alur tersebut bisa dilihat dari deket. Batang pohon Ketapang berbentuk bundar atau teres dan tumbuh secara tegak lurus keatas. Meski begitu batang tanaman ketapang ini biasanya sulit diidentifikasi, karena ukurannya tidak jauh berbeda dengan pecabangannya. Oleh karena itu, percabangan tanaman ketapang ini juga disebut percabangan simpodial. Tidak jarang ukuran lebih besar daripada batang pokok Hal itu dikarenakan proses pertumbuhan dan perkembangan batang biasanya lebih cepat berhenti, sedangkan cabangnya terus tumbuh. Sistem percabangan pohon ketapang tumbuh secara mendatar dan membentuk sudut siku-siku dengan pokok batangnya. Daun Ketapang masuk alam kelompok dan tidak lengkap, karena unsur penusunannya hanya ada dua, yaitu tangkai daun dan helai daun. Sedangkan daun lengkap harus memiliki tiga bagian yaitu pelepah daun (vagina), tangkai daun (petioles), dan juga helei daun (lamina). Bunga pohon Ketapang berukuran kecil dan bentuknta menyerupai lonceng. Ukuran 4-8 mm dengan warna putih,krem hingga kuning. Bunga Ketapang tidak memiliki mahkota tetapi terdapat kelopak yang berjumlah 5 helai untuk setiap bungnya. Titik tumbuh bunga Ketapang berkumpul di ujung ranting sepanjang 8-25 cm. benang sari berada dalam 2 lingkaran yang masing-masing 5. Buah batu berbentuk bulat telur gepeng, bersegi atau bersayap sempit dengan ukuran 2,5 sampai 7 dan 4 sampai 5,5 cm berwarrna hijau-kuning-merah atau ungu kemerahan saat telah masak.


    Buah pohon Ketapang juga menghasilkan buah yang bentuknya mirip almond. Oleh sebab itu, pohon ini juga di sebut sebagai tropical almond. Buah ketapang berukuran antara 4 hingga 5,5 cm dan berwarna hijau pada saat masih muda kemudian berubah menjadi merah kecoklatan setelah masak.  Buah ini mempunyao biji di dalamnya yang terlindungi oleh kulit buah yang licin. Biji Ketapang terdapat biji yang terbungkus oleh serat. Biji ini terbagai menjadi dua bagian, yaitu kulit biji dan tali pusar. Kulit biji berbagai menjadi dua lapisan, yaotu testa atau lapisan kulit terluar dan tegmen atau lapisan kulit terdalam. Lapisan terluar berfungsi sebagai pelindung, karena mempunyai tekstur yang keras layaknya kau. Bagian kedua dari biji Ketapang adalah tali pusar yang menajdi penghubung antara biji dengan tembuni. Secara sederhana tali pusar ini berperan seperti tangkai pada biji. Apabila biji sudah masak, maka secara otomatis biji tersebut lepas dari tali pusarnya. Meski begitu, bekas keberadaan tali pusar cukup jelas di Bahian atas biji. 

            
    Manfaat Terminalia cattapa (Ketapang)

           Antioksida    

     Sifat anti bakteri

          Pengobatan tradisional

      Aktivitas antivirus

       Penyegar air

       Anti jamur

       Antiinflamasi alami

      Pupuk organik

       Perawatan kulit

    Perbaikan kualitas air

 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Azadirachta indica. juss (Mimba)

 1. Klasifikasi Pohon Mimba                                                      Divisi        : Spermatophyta                                                        Sub-divisi :  Magnoliophyta                        Kelas        :  Dialypetaleae            Ordo         :  Rutales Family      :  Meliaceae Genus       : Azadirachta Spesies     :  Azadirachta indica. A Juss       ( Fatmawati, 2019).  2. Deksrps...

Veitchia merilli (Palem)

  1. Klasifikasi Pohon Palem ( Veitchia Merlli )  Divisi        : Magnoliophyta                                 Sub-divisi :  Angiospermae  Kelas        : Liliopsida Ordo         : Arecales Family      : Arecaceae Genus       : Veitchia Spesies     : Veitchia merilli  2. Deskripsi Veitchia Merilli (Palem)                        Pohon palem putri (  Veitcha Merilli ) memiliki batang Tunggal yang ramping, tegak lurus dan kokoh. Batang ini biasanya halus dan berwarna hijau kecoklatan, tetapi dapat menjadi sedikit kasar di bagian bawah pada pohon yang lebih tua.   Pohon palem putri pada habitat dan perawatan tertentu dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 7,5 meter, tetapi pada umumnya pal...

Mangifera indica. l (Mangga)

\ 1. Klasifikasi Tanaman Mangga ( MANGIFERA INDICA L )   Divisi        : Spermatophya                           Sub-divisi : Angiospermae Kelas        :  Dicotyledoneae Ordo         : Sapindales               Family      : Anacardiaceae Genus       : Mangifera Spesies     : Mangifera indica L.       2. Deskripsi Mangifera indica L . (Mangga)                  Tanaman mangga tumbuh berupa pohon, berbatang tegak, bercabang dan banyak ranting berbentuk rindang dan hijau sepanjang tahun tinggi pohon mangga bisa mencapai 10-14 meter umur pohon bisa mencapai 100 tahun. Morfologi pohon mangga terdiri atas akar, batang, daun, bunga, bunga menghasilkan pelok yang secara generatif dapat tumbu...